RANTAUPRAPAT – Blusuk.online – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Rantauprapat melaksanakan kegiatan penanaman bibit padi di area lahan produktif milik lapas, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Lapas Rantauprapat melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), dengan melibatkan petugas lapas dan sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program pembinaan kemandirian.
Penanaman bibit padi ini menjadi bagian dari upaya nyata lapas dalam mengoptimalkan lahan pertanian produktif sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan di bidang pertanian. Para WBP diberikan pembekalan mulai dari proses pengolahan lahan, teknik penanaman, hingga perawatan tanaman padi agar dapat menghasilkan panen yang optimal.
Kasi Giatja menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk warga binaan yang memiliki kemampuan dan keterampilan produktif. Harapannya, setelah kembali ke masyarakat mereka dapat memanfaatkan ilmu pertanian yang telah dipelajari untuk kehidupan yang lebih baik,” ujarnya di sela kegiatan.
Program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Rantauprapat juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam mendorong pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan produktif dan berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak tertib dan penuh semangat kebersamaan antara petugas dan warga binaan. Pihak lapas berharap program pertanian ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan serta memberikan hasil panen yang maksimal guna mendukung kebutuhan pangan dan pembinaan kemandirian WBP.
[Redaksi]












