Lapas Rantauprapat Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Kerja dan Agrobisnis

Kemenimipas13 Dilihat

RANTAUPRAPAT – Blusuk.online – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan kerja dan agrobisnis. Program ini bertujuan membekali warga binaan dengan kemampuan produktif sebagai modal untuk hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Pembinaan tersebut dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIA Rantauprapat dengan melibatkan petugas seksi kegiatan kerja serta warga binaan yang telah melalui seleksi berdasarkan minat dan bakat.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tujuh sektor pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan, yakni pembuatan roti (bakery), menjahit, kerajinan tangan, jasa laundry, bengkel otomotif, perkebunan, dan peternakan.

Melalui pelatihan pembuatan roti, warga binaan dibekali kemampuan memproduksi makanan dengan memperhatikan kebersihan dan kualitas. Sementara itu, pelatihan menjahit dan kerajinan tangan diarahkan untuk mengembangkan kreativitas serta menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Pada sektor jasa, warga binaan mendapatkan pembinaan melalui kegiatan laundry untuk mengenal pengelolaan usaha jasa. Adapun pelatihan bengkel otomotif memberikan pengetahuan teknis mengenai perawatan dan perbaikan kendaraan bermotor.

Di bidang agrobisnis, pembinaan perkebunan dan peternakan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola usaha produktif, sekaligus mendukung pengembangan kewirausahaan dan ketahanan pangan.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan masa pidana diisi dengan kegiatan bermanfaat. Melalui pelatihan terpadu ini, warga binaan memiliki bekal nyata untuk membuka peluang usaha atau bekerja secara mandiri kelak,” tegasnya.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas IIA Rantauprapat berharap warga binaan dapat mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Pembekalan keterampilan kerja dan agrobisnis tersebut diharapkan menjadi modal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, produktif, dan mandiri setelah bebas nanti.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *