Medan | Blusuk.online
Keselarasan layanan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran arus logistik di tengah dinamika perdagangan yang terus berkembang. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama PT Samudera Agencies Indonesia dan Culines Indonesia menggelar diskusi operasional yang dirangkaikan dengan kunjungan ke Terminal A dan Terminal B BNCT pada 22 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh Arrayyan Chairan selaku Branch Manager PT Samudera Agencies Indonesia beserta tim, serta Patrick selaku perwakilan Culines Indonesia. Selain meninjau aktivitas operasional terminal, kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai karakteristik layanan kapal, kebutuhan operasional di lapangan, serta berbagai peluang untuk meningkatkan kelancaran proses pelayanan peti kemas di Pelabuhan Belawan.
Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Rizki Affandi Nasution, mengatakan bahwa dinamika industri pelayaran saat ini menuntut adanya komunikasi yang lebih intensif antara operator terminal dan pengguna jasa agar layanan dapat terus berkembang sesuai kebutuhan pasar.
“Komunikasi yang baik antara operator terminal dan shipping line menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum semacam ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi informasi mengenai perkembangan industri, tantangan operasional, serta ekspektasi pelanggan terhadap layanan terminal. Menurutnya, pemahaman yang sama antara seluruh pelaku dalam rantai logistik menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung terciptanya pelayanan yang lebih efektif dan bernilai tambah bagi pengguna jasa.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap kecepatan dan kepastian layanan logistik, komunikasi yang berkelanjutan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pelabuhan yang adaptif. Melalui pertukaran informasi dan penyelarasan kebutuhan operasional, setiap pihak diharapkan dapat mengambil peran dalam menciptakan proses layanan yang semakin efisien serta mendukung kelancaran arus perdagangan melalui Pelabuhan Belawan.
(Arianto)


















