Tawuran Remaja Kineppen dan Bandar Meriah Berakhir Damai, Polsek Munte Tempuh Mediasi

Polri679 Dilihat

Munte, Karo – Blusuk.onlineTawuran antarremaja Desa Kineppen dan Desa Bandar Meriah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, yang sempat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), akhirnya berakhir damai.

Perdamaian tersebut tercapai melalui proses mediasi yang digelar di Aula Polsek Munte, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB hingga selesai. Mediasi dipimpin Kapolsek Munte AKP D. Tambunan, S.H., M.H., bersama personel Polsek Munte, personel Lingkaber Polres Karo, pemerintah desa, perwakilan orang tua, serta para remaja dan pelajar dari kedua desa.

banner 336x280

Sebelumnya, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, terjadi tawuran antara remaja Desa Bandar Meriah dan Desa Kineppen di wilayah Desa Kineppen.

 

Personel Polsek Munte bersama pemerintah kedua desa dan dibantu personel Lingkaber Polres Karo kemudian turun ke lokasi untuk membubarkan aksi tersebut sekaligus meredam situasi agar kembali kondusif.

Dalam proses mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Para remaja dari kedua desa saling meminta maaf, mengakui kesalahan masing-masing, serta berjanji tidak mengulangi perbuatan yang dapat memicu pertikaian kembali.

Kedua pihak juga menyatakan tidak akan melakukan tawuran dan sepakat menyelesaikan setiap persoalan secara baik. Apabila di kemudian hari terjadi pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut, pihak yang bersangkutan bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolsek Munte AKP D. Tambunan mengatakan, perdamaian tersebut merupakan langkah bersama untuk mencegah persoalan antarremaja berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kami mengharapkan setelah dilakukan mediasi ini, tidak ada lagi pertikaian antara remaja Desa Kineppen dan Desa Bandar Meriah. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP D. Tambunan.

Ia juga mengingatkan para remaja dan pelajar agar tidak mudah terprovokasi maupun ikut-ikutan dalam aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Kami juga mengharapkan dukungan para orang tua untuk lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, sehingga tidak terlibat dalam tawuran ataupun kegiatan lain yang dapat berakibat buruk,” katanya.

 

Kegiatan mediasi tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bandar Meriah Budi Baik Tarigan, Kepala Desa Kineppen Arjuna Sitepu beserta perangkat desa, perwakilan orang tua, serta para remaja dan pelajar dari kedua desa.

Dengan tercapainya kesepakatan damai, Polsek Munte berharap hubungan antarremaja kedua desa kembali harmonis dan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Munte tetap aman serta kondusif.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *