Taptu dan Pawai Obor Semarakkan Malam Kemerdekaan di Labusel, Patriotisme Menggema

Daerah91 Dilihat

Labuhanbatu Selatan – Blusuk.online – Suasana malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, berlangsung khidmat dan semarak.

Pemerintah Kabupaten Labusel menggelar Upacara Penetapan Waktu (Taptu) dan Pawai Obor di Halaman Gedung Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Minggu (16/8/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang. Laporan mengenai pelaksanaan kegiatan ini juga diberitakan media lokal pada 17 Agustus 2026.

banner 336x280

Upacara Taptu diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta masyarakat. Kegiatan diawali dengan upacara sebelum dilanjutkan dengan prosesi penyalaan obor.

Turut hadir Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, Ketua DPRD Labusel Ari Winata, Danramil 11 Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, Wakapolres Labusel Kompol Moch Guntur Priyantoko, perwakilan Kejaksaan Negeri Labusel, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, TP PKK, Ketua DWP Ny. dr. Kartika Reza Pahlevi, serta sejumlah undangan lainnya.

Komandan upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Rahmad Hariadi yang menjabat sebagai Wadanramil 11 Kotapinang. Sementara Perwira Upacara dijabat Pelda Awang Tunggal.

Momen penyalaan obor menjadi salah satu rangkaian utama. Bupati Fery Sahputra Simatupang bersama unsur pimpinan daerah secara simbolis menyalakan obor yang kemudian diteruskan kepada para peserta.

Usai upacara, ratusan peserta mengikuti Pawai Obor. Barisan peserta terdiri dari personel TNI-Polri, ASN, pelajar tingkat SD, SMP, SMA, SMK, Madrasah Aliyah, serta masyarakat.

Peserta pawai bergerak dari Halaman Gedung SBBK menyusuri Jalan Jenderal Ahmad Yani menuju kawasan Kalapane sebelum kembali ke titik awal.

Cahaya obor yang menerangi jalanan malam menciptakan suasana semarak sekaligus penuh makna. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Taptu dan Pawai Obor juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai patriotisme, nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air, khususnya kepada generasi muda.

Tradisi pawai obor sendiri telah lama menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan di Labusel. Catatan ANTARA menunjukkan kegiatan serupa juga digelar di Kotapinang pada 2016 dengan melibatkan unsur TNI, pelajar, ASN, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Labusel diajak menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.

Nyala obor yang memenuhi jalanan Kotapinang malam itu menjadi simbol semangat perjuangan yang terus diwariskan. Kemerdekaan harus dijaga, persatuan harus dirawat, dan semangat membangun Labuhanbatu Selatan harus terus dinyalakan.

[Jamal simbolon]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *