Tabuh Bambu dan Bedug Menggema di Berastagi, Ratusan Remaja Masjid Semarakkan Ramadan

Polri58 Dilihat

Berastagi, Karo – Blusuk.online – Suasana religi dan penuh semangat mewarnai kawasan Open Stage Taman Mejuah Juah pada Kamis (19/3) pagi. Dentuman bedug yang berpadu dengan tabuhan bambu menggema, menandai digelarnya kegiatan Tabuh Bambu dan Bedug ke-18 Tahun 1447 H, tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Kabupaten Karo setiap bulan Ramadan.

Sekitar 500 peserta yang merupakan remaja masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Karo turut ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut. Dengan penuh antusias, para peserta menampilkan kreativitas dalam memainkan tabuhan bambu dan bedug, menghadirkan suasana yang meriah sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci.

banner 336x280

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo. Hadir di antaranya Bupati Karo Antonius Ginting, Wakapolres Tanah Karo Gering Damanik, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polres Tanah Karo turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi acara. Personel disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Wakapolres Tanah Karo Kompol Gering Damanik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan Tabuh Bambu dan Bedug merupakan wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Kegiatan ini sangat baik untuk membangun semangat kebersamaan serta mempererat silaturahmi antar remaja masjid. Kami dari Polres Tanah Karo mendukung penuh dengan memberikan pengamanan agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran kepolisian dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, Ketua Panitia M. Fauzy menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan yang bertujuan memeriahkan suasana sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda.

Dengan alunan bambu dan dentuman bedug yang terus menggema sepanjang acara, Ramadan di Berastagi terasa semakin hidup—memadukan nilai budaya, religi, dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Karo

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *