Sinabung Naik Level III Siaga, Kapolres Karo Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Polri72 Dilihat

 

Sinabung Naik Level III Siaga, Kapolres Karo Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

banner 336x280

Karo –blusuk online 

Aktivitas vulkanik Gunungapi Sinabung di Kabupaten Karo mengalami peningkatan signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8) pukul 10.17 WIB, status Gunungapi Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung mulai pukul 12.30 WIB.

Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu sekitar 3.500 meter di atas puncak, atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut. Kolom erupsi berwarna hitam dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur serta tenggara. Aktivitas erupsi masih berlangsung saat laporan khusus tersebut dibuat.

Kapolres Karo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyikapi peningkatan aktivitas Gunungapi Sinabung.

“Kita mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Ikuti setiap arahan dari pihak berwenang, khususnya terkait zona yang harus dihindari,” ujar Kapolres Karo.

Berdasarkan laporan Badan Geologi, peningkatan aktivitas vulkanik Sinabung telah terdeteksi sebelum erupsi. Pada periode 1-30 Agustus 2026, tercatat berbagai aktivitas kegempaan, termasuk 141 kali gempa Vulkanik Dalam dan 93 kali gempa Tektonik Jauh.

Sementara sebelum erupsi pada Senin pagi, terekam rentetan 85 kali gempa Vulkanik, satu kali gempa Hembusan dan satu kali Tremor Harmonik.

Dengan status Level III (Siaga), masyarakat dan pengunjung maupun wisatawan dilarang melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi serta di dalam radius 3 kilometer dari puncak Sinabung. Khusus sektor selatan-tenggara, masyarakat diminta menjauhi wilayah dalam radius 6 kilometer.

Kapolres juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunungapi Sinabung agar mewaspadai potensi lahar dingin, terutama ketika terjadi hujan di kawasan puncak.

“Kami juga meminta masyarakat yang tinggal di sekitar sungai yang berhulu di Sinabung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar. Jangan mendekati aliran sungai apabila terjadi hujan deras di kawasan gunung,” katanya.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu maupun informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Perkembangan aktivitas Gunungapi Sinabung dapat dipantau melalui informasi resmi Badan Geologi, PVMBG, BPBD Provinsi Sumatera Utara maupun BPBD Kabupaten Karo.

Badan Geologi menegaskan erupsi pada Senin merupakan erupsi awal, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi erupsi yang lebih besar. Evaluasi tingkat aktivitas Gunungapi Sinabung akan dilakukan secara berkala maupun sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan.

Kapolres Karo menegaskan jajaran kepolisian siap mendukung langkah pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengantisipasi dampak peningkatan aktivitas Sinabung.

“Kita bersama-sama menjaga keselamatan masyarakat. Yang paling penting, masyarakat tetap tenang, waspada dan mematuhi arahan petugas,” pungkasnya.

#polreskaro
#kapolreskaro
#humaspolreskaro

blusuk online/Redaksi 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *