Posko Terpadu Erupsi Sinabung Evaluasi Pelayanan Pengungsi dan Aktivitas Gunung

Polri26 Dilihat

KARO – Blusuk.onlinePosko Terpadu Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Sinabung menggelar rapat koordinasi untuk mengevaluasi penanganan masyarakat terdampak sekaligus membahas perkembangan aktivitas Gunung Sinabung, Minggu (6/9/2026).

banner 336x280

 

Rapat yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya TNI-Polri, BPBD Kabupaten Karo, PVMBG, BNPB dan Dinas Kesehatan.

 

Kapolres Tanah Karo dalam kegiatan tersebut diwakili Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H. Sementara Dandim 0205/TK diwakili Pasi Ops Kapten Sahlan Tambunan. Turut hadir Kalaksa BPBD Kabupaten Karo Juspri Nadeak bersama unsur terkait lainnya.

 

Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh unsur melakukan evaluasi terhadap pelayanan masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. Pembahasan meliputi kondisi kebersihan lingkungan, ketersediaan fasilitas pengungsian, pelayanan dapur umum hingga layanan kesehatan bagi warga terdampak.

 

Evaluasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi serta pelayanan di posko pengungsian dapat berjalan secara optimal selama penanganan dampak aktivitas Gunung Sinabung berlangsung.

 

Selain mengevaluasi pelayanan pengungsi, rapat juga membahas hasil pemantauan terbaru terhadap aktivitas Gunung Sinabung yang disampaikan oleh pihak terkait.

 

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, asap visual Gunung Sinabung terpantau sekitar 500 meter dengan sulfur sekitar 700 ton. Sementara itu, aktivitas tremor dilaporkan mengalami penurunan dan hingga saat ini belum terpantau adanya pembentukan kubah lava baru.

 

Pihak PVMBG akan terus melakukan pengamatan dan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta menyampaikan informasi sesuai hasil pengamatan di lapangan.

 

Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan menegaskan bahwa sinergi antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi potensi bencana, terutama untuk memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran pelayanan di posko pengungsian.

 

Kami bersama seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak tetap berjalan dengan baik. Warga, khususnya yang berada di zona merah, kami imbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti setiap arahan dari petugas,” ujar AKP Poltak Hamonangan.

 

Masyarakat juga diimbau untuk tetap menggunakan masker sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik, menjaga kebersihan lingkungan posko pengungsian serta tidak melakukan aktivitas di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

 

Koordinasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memastikan penanganan masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung berjalan secara terpadu, aman dan terarah.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *