Labuhanbatu Selatan – Blusuk.online – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran Polri melalui Polsek Kotapinang melaksanakan pendampingan penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 di Desa Perkebunan Nagodang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan seluas 1 hektare milik BUMDes Desa Perkebunan Nagodang yang dikelola dalam Program BUMDes Perkebunan Normark. Program ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan desa melalui optimalisasi lahan produktif.
Turut hadir dalam kegiatan itu Panit I Binmas AIPTU M.F. Abidin, AIPTU Warsimin selaku Polri Penggerak Ketahanan Pangan, Ketua BUMDes Suwandrianto, para pekerja lahan, serta perangkat desa dan unsur terkait lainnya.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kapolsek Kotapinang KOMPOL R.G.M. Hutagalung, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk mendorong produktivitas masyarakat. Ketahanan pangan adalah fondasi kemandirian bangsa. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan proses penanaman berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, proses penanaman jagung seluas 1 hektare tersebut ditargetkan rampung pada Minggu, 15 Februari 2026. Selanjutnya, lahan akan memasuki tahap perawatan dan pemeliharaan dengan pendampingan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) agar hasil panen dapat optimal.
Menurutnya, kehadiran Polri sebagai Penggerak Ketahanan Pangan bukan sekadar simbolis, melainkan wujud kolaborasi nyata bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal.
“Ketika desa kuat dalam pangan, maka daerah akan kokoh. Dan ketika daerah kokoh, ketahanan nasional pun akan semakin kuat,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan terus terjalin guna mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
[Jamal simbolon]


















