Labuhanbatu Selatan — Blusuk.online – Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Dusun Padangan, Desa Parimburan, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kini kembali dapat difungsikan setelah sebelumnya mengalami penurunan (anjlok). Proses rehabilitasi yang berlangsung selama kurang lebih tujuh hari tersebut resmi ditinjau pada Senin (27/4/2026).
Kegiatan peninjauan dihadiri oleh unsur Forkopimcam dan perangkat desa, di antaranya Kapolres Labuhanbatu Selatan yang diwakili Kapolsek Sungai Kanan IPTU Apri S. Damanik, S.H., M.H., Camat Sungai Kanan Yusran Hasian Harahap, S.E., M.M., perwakilan Danramil 12 Langgapayung Serda Rozi Rambe, Pj Kepala Desa Parimburan Pardamean Siregar, S.T., serta tokoh masyarakat dan personel Polsek Sungai Kanan.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penimbunan material batu aspal pada bagian jembatan yang mengalami penurunan, dilanjutkan dengan pengecekan kondisi fisik jembatan guna memastikan kelayakan dan keamanan penggunaannya. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan perangkat desa untuk menjamin keberlanjutan fungsi infrastruktur tersebut.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kapolsek Sungai Kanan IPTU Apri S. Damanik menyampaikan bahwa rehabilitasi ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.
“Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Parimburan dengan Desa Hutagodang. Ketika kondisinya mengalami penurunan, tentu berdampak pada mobilitas warga. Oleh karena itu, kami bergerak cepat melakukan perbaikan agar dapat segera dimanfaatkan kembali,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai solusi atas berbagai permasalahan masyarakat, termasuk dalam hal infrastruktur.
Warga Dusun Padangan menyambut baik rampungnya perbaikan jembatan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi respon cepat dari pihak kepolisian. Jembatan tersebut diketahui merupakan jalur utama penghubung antar desa sekaligus akses penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan selesainya rehabilitasi ini, diharapkan mobilitas warga kembali normal serta roda perekonomian desa dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
[Jamal simbolon]
















