Polres Labusel Gelar Simulasi Sispam Mako, Tekankan Pendekatan Humanis dan Profesional

Polri340 Dilihat

Labuhanbatu Selatan – Blusuk.online – Polres Labuhanbatu Selatan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sabtu (18/4/2026). Kegiatan berlangsung di halaman Mako Polres Labuhanbatu Selatan, Jalan Lintas Sumatera Kotapinang–Gunung Tua, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang.

Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., serta diikuti Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, S.H., M.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, personel, hingga ASN di lingkungan Polres.

banner 336x280

Dalam pelaksanaannya, simulasi menggambarkan skenario kerusuhan sosial akibat kelangkaan BBM subsidi di SPBU, yang memicu aksi anarkis, penjarahan, hingga massa mendatangi Mapolres untuk menuntut pembebasan warga yang diamankan. Seluruh tahapan penanganan diperagakan secara terstruktur, mulai dari laporan masyarakat melalui layanan 110, koordinasi internal, hingga pengendalian massa di lapangan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan bentuk kesiapan nyata Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat secara profesional dan proporsional.

Kegiatan ini bukan sekadar simulasi, tetapi wujud kesiapan kita dalam melindungi masyarakat dan ruang publik. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, dan hindari tindakan yang tidak perlu.

Utamakan pendekatan persuasif dalam setiap tahapan pengamanan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan, dilanjutkan Tactical Wall Game (TWG) guna mematangkan strategi pengendalian massa. Personel Dalmas ditempatkan di pintu masuk utama, sementara personel lainnya mengamankan sisi samping dan belakang mako.

Saat massa simulasi melakukan aksi unjuk rasa, aparat mengedepankan dialog terbuka. Dalam skenario tersebut, Kapolres bersama jajaran menerima perwakilan massa untuk mencari solusi melalui pendekatan restorative justice, termasuk mempertemukan pihak korban dan pelaku.

Pendekatan ini menjadi poin penting dalam simulasi, di mana aparat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan dalam meredam konflik.
Hingga akhir kegiatan, situasi berhasil dikendalikan dalam keadaan aman dan kondusif. Simulasi ditutup dengan apel konsolidasi guna memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana.

Melalui kegiatan ini, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan profesional.

[Jamal simbolon]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *