Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Labusel Ajak Santri Jauhi Narkoba dan Perundungan

Polri60 Dilihat

LABUHANBATU SELATAN – Blusuk.online – Wakapolres Labuhanbatu Selatan, KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, S.H., M.H., mengajak para santri Pesantren Ar-Rasyid untuk menjauhi narkoba, mencegah perundungan, serta bijak menggunakan media sosial. Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di pesantren yang berlokasi di Jalinsum Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (19/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres bersama personel Polres Labuhanbatu Selatan memberikan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pencegahan kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta kewaspadaan terhadap penyebaran berita bohong atau hoaks.

Para santri diingatkan agar tidak menganggap perundungan sebagai candaan biasa. Tindakan mengejek, menyakiti secara fisik maupun verbal, hingga melakukan perundungan melalui media sosial dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis dan masa depan korban.

Selain itu, para santri diajak menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Mereka juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran konten yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., melalui Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan Polisi Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat hukum.

Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kepolisian, tenaga pendidik, pengasuh pesantren, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi anak-anak dan remaja dari berbagai pengaruh negatif.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak para santri untuk menjauhi narkoba, tidak melakukan perundungan, bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong. Tanamkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sejak dini, karena generasi muda merupakan harapan masa depan bangsa,” demikian pesan Wakapolres.

Polres Labuhanbatu Selatan berharap edukasi tersebut dapat diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat. Kehadiran personel kepolisian juga diharapkan mempererat hubungan antara Polri dan kalangan pendidikan sehingga para santri tidak ragu menyampaikan persoalan keamanan maupun meminta bantuan ketika menghadapi permasalahan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi Kaur Identifikasi Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan IPDA Mariduk Tobing, S.H., Kanit Paminal IPDA Tampin Thomas Situmorang, S.H., Kanit Provos IPDA Haris Fadillah, serta personel Polres dan Seksi Humas Polres Labuhanbatu Selatan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan pembinaan guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman serta melahirkan generasi muda yang berkarakter.

Polres Labuhanbatu Selatan yang Presisi, siap mengamankan agenda kamtibmas dengan terus berbuat baik, bekerja cepat, cerdas dan tuntas, serta ikhlas.

[Jamal simbolon]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *