Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Lapas Rantauprapat dan Disdik Labuhanbatu Jalin Kerja Sama Pendidikan Kesetaraan

Kemenimipas41 Dilihat

RANTAUPRAPAT, Blusuk.online – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

banner 336x280

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Selasa (1/9/2026).

 

PKS ditandatangani langsung Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat Yosef Leonard Sihombing bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan.

Kerja sama ini berfokus pada penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A yang setara dengan jenjang SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Melalui program tersebut, warga binaan yang mengalami putus sekolah tetap memperoleh kesempatan untuk memenuhi hak pendidikan sekaligus mendapatkan ijazah pendidikan kesetaraan sesuai jenjang yang ditempuh.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu akan mendukung penyediaan tenaga pengajar, sarana pembelajaran serta pelaksanaan evaluasi hasil belajar melalui unit teknis terkait.

Program pendidikan kesetaraan ini juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana. Ijazah Paket A, B, dan C dapat menjadi modal untuk melanjutkan pendidikan maupun meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat Yosef Leonard Sihombing menegaskan, keterbatasan ruang akibat menjalani pidana tidak boleh menjadi penghalang bagi warga binaan untuk memperoleh pendidikan.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian yang humanis dan berorientasi pada masa depan warga binaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi tersebut. Pihaknya menyatakan siap memberikan dukungan agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan di lingkungan Lapas dapat berjalan secara optimal.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi warga binaan, tetapi juga membantu mempersiapkan mereka agar memiliki bekal pengetahuan dan dokumen pendidikan yang dapat mendukung proses reintegrasi sosial setelah bebas.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *