Pemkab Melaksanakan Rapat Bahas Tanggap Darurat Bencana Sumatera

Daerah299 Dilihat
banner 468x60

Dairi – Blusuk.online – Pemerintah Kabupaten Dairi melaksanakan, Rapat Terbatas Lintas Kementerian untuk membahas Pemerintah Percepatan Penanganan Kondisi Darurat Bencana Hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh dari Graha BNPB, Kamis, (27/11/2025) di Ruangan Rapat Bupati, Jalan Sisingamangaraja, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

Rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno dan diikuti Jajaran Kementerian Teknis bersama Pimpinan Basarnas, BNPB, BMKG, TNI/Polri, serta Gubernur, Bupati dan Wali Kota secara Daring.

banner 336x280

Turut serta mengikuti Rakor secara Daring dari Medan, Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, M.M. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Surung Charles Bantjin, Dandim 0206/Dairi, Letjol Czi. Nanang Sujarwanto, Kepala BPBD Dairi, Dekman Sitopu, dan Jajaran terkait lainnya mengikuti Zoom dari Ruang Rapat Bupati,

Usai mengikuti Rakor, Sekda menyampaikan, Forum tersebut dilaksanakan untuk Mengevaluasi Langkah Darurat dan Mempercepat Dukungan Logistik, Evakuasi, serta Pemulihan Awal di Wilayah Terdampak Bencana Cuaca Hujan Ekstrem dalam Sepekan Terakhir.

Berdasarkan Laporan Basarnas menunjukkan bahwa Banjir Bandang dan Tanah Longsor Berdampak Signifikan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Bencana Melanda Sejumlah Kecamatan, yakni Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Sibabangun, Tapian Nauli, dan Kolang.

Data sementara per Rabu, 26 November 2025, Lebih Dari 1.902 Kepala Keluarga Terdampak dengan Jumlah Terbesar berada di Kecamatan Kolang sebanyak 1.261 Kepala Keluarga.

Kemudian di Kabupaten Tapanuli Selatan, Banjir Bandang dan Longsor Melanda Wilayah Aek Ngadol, Huta Godang, Garoga, Batu Horing, dan Hapesong Baru di Kecamatan Batang Toru. Basarnas Mencatat ada 6 Orang Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang dan 7 Orang Warga Terdampak Longsor di Parsaoran, Hapesong Baru.

Sementara itu, di Kota Sibolga, Dampak Paling Signifikan Terjadi di Kecamatan Sibolga Selatan. 8 Orang Warga Dinyatakan Meninggal Dunia dan 21 Orang Dilaporkan Hilang berdasarkan laporan yang diterima Posko SAR hingga Rabu, (26/11/2025) Malam.

Untuk Mendukung Penanganan Pengungsi, Kantor SAR Nias memastikan sedikitnya 3 Lokasi Pengungsian telah Beroperasi, yaitu GOR Pandan di Tapanuli Tengah, Gedung SMP Negeri 5 Parombunan di Kota Sibolga, serta RS Bhayangkara Batang Toru dan Titik Pengungsian Desa setempat di Tapanuli Selatan.

Basarnas menyebut seluruh Unsur SAR Gabungan telah Dikerahkan untuk Percepatan Pencarian dan Pertolongan, termasuk TNI/Polri, BPBD, Polairud, serta Relawan Setempat.

Untuk update Peringatan Dini Cuaca Sumatera Utara per hari ini, Kamis, 27 November 2025 pkl 15:30 WIB di Kabupaten Dairi masih Berpotensi terjadi Hujan Sedang dan Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin seperti di Sidikalang, Sumbul, Tigalingga, Siempat Nempu, Silima Pungga Pungga, Tanah Pinem, Siempat Nempu Hulu, Siempat Nempu Hilir, Pegagan Hilir, Parbuluan, Lae Parira, Gunung Sitember, Berampu, Silahisabungan, dan Sitinjo. (Junitha,)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *