Lapas Rantauprapat Panen 50 Ekor Ayam Kampung Hasil Pembinaan Kemandirian

Kemenimipas35 Dilihat

RANTAUPRAPAT, Blusuk.online – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali menunjukkan hasil program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan panen ayam kampung.

banner 336x280

Sebanyak 50 ekor ayam kampung hasil budidaya di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Rantauprapat dipanen pada 8 September 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Rantauprapat dan diikuti jajaran pejabat struktural serta petugas pembinaan.

Panen tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan program pembinaan kemandirian yang diarahkan untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan.

Selama proses pemeliharaan, warga binaan mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan peternakan, mulai dari menjaga kebersihan dan sanitasi kandang, pemberian pakan secara efisien, hingga pemeliharaan dan pengawasan kesehatan ternak.

Kalapas Kelas IIA Rantauprapat menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran struktural dalam kegiatan panen merupakan bentuk dukungan sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan program pembinaan kemandirian di lingkungan Lapas.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti kegiatan di SAE diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga memberikan pengalaman kepada warga binaan dalam mengelola kegiatan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, hasil panen 50 ekor ayam kampung tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan serta menjadi bagian dari pengelolaan perputaran modal usaha pembinaan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Rantauprapat terus mendorong agar program pembinaan kemandirian dapat memberikan manfaat nyata, baik selama warga binaan menjalani masa pembinaan maupun sebagai bekal untuk menjalani kehidupan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *