Lapas Rantauprapat Gandeng Kemenag Gelar Pembinaan Rohani Kristen di Gereja Oikumene

Kemenimipas11 Dilihat

RANTAUPRAPAT, Blusuk.online — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan pembinaan rohani bagi warga binaan beragama Kristen yang digelar di Gereja Oikumene Lapas Rantauprapat, Senin (7/9/2026).

banner 336x280

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Labuhanbatu sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan keagamaan sekaligus penguatan mental dan spiritual bagi warga binaan.

Ibadah dan penyuluhan kerohanian berlangsung dengan khidmat. Warga binaan beragama Kristen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh antusias.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan siraman rohani, motivasi serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Pembinaan diharapkan dapat menumbuhkan keteguhan hati, rasa syukur dan semangat untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di Lapas.

Selain penguatan mental dan spiritual, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara Lapas Kelas IIA Rantauprapat dengan Kemenag Kabupaten Labuhanbatu dalam menghadirkan program pembinaan keagamaan yang rutin dan terarah.

Nilai-nilai kasih, kedamaian, toleransi dan kepedulian terhadap sesama turut ditekankan sebagai bekal moral bagi warga binaan agar dapat membangun karakter positif dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga diarahkan untuk membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk karakter warga binaan. Kami berharap sinergi dengan Kemenag Labuhanbatu dapat terus berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan secara rutin diharapkan turut menciptakan lingkungan Lapas yang aman, harmonis dan kondusif.

Sementara itu, perwakilan penyuluh Kemenag Kabupaten Labuhanbatu mengapresiasi antusiasme warga binaan dalam mengikuti kegiatan pembinaan rohani tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon kebaikan, kesehatan serta kelancaran seluruh program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Rantauprapat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Rantauprapat dalam memberikan pembinaan secara menyeluruh kepada warga binaan, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan spiritual sebagai bekal dalam proses reintegrasi sosial.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *