Lapas Kelas III Kotapinang Gelar Penyuluhan Hantavirus, 394 Warga Binaan Ikuti Edukasi Pencegahan Penyakit
Kotapinang | Blusuk Online
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kotapinang menggelar kegiatan penyuluhan tentang penularan dan pencegahan penyakit Hantavirus yang disampaikan oleh dokter dari Puskesmas Kotapinang, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas III Kotapinang tersebut menghadirkan narasumber dr. Irfan Nauli Siregar dan diikuti sebanyak 394 warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Lapas Kelas III Kotapinang, Haris Damanik, SH., MH., mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor PAS.6.PK.07.03-1 tanggal 13 Mei 2026 tentang kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pengenalan Hantavirus, cara penularan penyakit melalui hewan pengerat seperti tikus, proses penularan dari tikus ke manusia maupun kemungkinan penularan antarmanusia, serta informasi terkait penemuan penyakit tersebut dan kondisi di wilayah kerja Puskesmas Kotapinang.
Selain itu, narasumber juga menjelaskan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain menjaga kebersihan diri, kebersihan kamar hunian, serta kebersihan lingkungan sekitar.
Warga binaan juga diberikan edukasi mengenai cara membasmi tikus di lingkungan kamar hunian maupun area dapur guna meminimalisir risiko penyebaran penyakit.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Pada sesi tanya jawab, para warga binaan terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait Hantavirus dan langkah pencegahannya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta kewaspadaan terhadap penyakit menular,” ujar dr. Irfan Nauli Siregar dalam penyampaiannya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas III Kotapinang berharap seluruh warga binaan dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah penyebaran berbagai penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
(Jamal Simbolon | Blusuk Online)












