Klarifikasi IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung Terkait Video yang Beredar di Media Sosial

Polri413 Dilihat

polreslabuhanbatu – Blusuk.online – Menanggapi beredarnya sebuah video di media sosial yang menampilkan dirinya dengan narasi yang tidak sesuai fakta, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H., memberikan klarifikasi terkait kejadian yang sebenarnya, Minggu (16/03/2026).

Ia menjelaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi pada 10 Agustus 2025 di objek wisata Sungai Gomara Swiss yang berada di Desa Simanis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Saat itu, dirinya sedang berwisata bersama keluarga sekaligus membuat video di jembatan gantung dengan tujuan positif untuk mempromosikan objek wisata tersebut agar lebih dikenal masyarakat luas serta dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung juga sempat berinteraksi dengan Kepala Desa Simanis, Amrul Hajari Munthe, S.Sos.I. Ketika berada di sekitar sungai, ia melihat kepala desa tersebut mengambil dan memakan buah yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan “buah ular.

Karena penasaran dan sempat mengira buah tersebut beracun, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung kemudian mendatangi Kepala Desa Simanis untuk mendokumentasikan penjelasan mengenai buah tersebut. Dalam penjelasannya, kepala desa menyampaikan bahwa buah tersebut tidak beracun dan dapat dikonsumsi, dengan rasa yang menyerupai buah pinang atau kelat.

Namun demikian, video asli tersebut kemudian diambil oleh pihak lain dan diedit secara manipulatif oleh sebuah akun media sosial bernama “Aki” pada 14 Maret 2026. Dalam video yang telah diedit tersebut, ditambahkan tanda panah yang diarahkan kepada beberapa pengunjung yang berada di belakang kepala desa dengan narasi bahwa mereka merupakan “bandar ilegal logging”.

Padahal, orang-orang yang ditunjukkan dalam video tersebut tidak dikenal oleh IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung dan tidak memiliki kaitan dengan kegiatan yang dilakukan saat itu.

Selain itu, video tersebut juga digabungkan dengan potongan video lain milik akun “Khoir Munthe” yang menampilkan truk bermuatan kayu, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah terdapat aktivitas ilegal di lokasi tersebut. Padahal, video tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung saat berada di lokasi wisata tersebut.

Melalui klarifikasi ini, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung berharap masyarakat dapat memahami kejadian yang sebenarnya serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar atau telah dimanipulasi di media sosial. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
(Humas)

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *