Kapolsek Laubaleng Sambangi Sekolah, Imbau Pelajar Jauhi Tawuran dan Balap Liar

Polri32 Dilihat

KARO, BLUSUK.ONLINE — Kapolsek Laubaleng Polres Tanah Karo, AKP A. Nainggolan, S.H., melaksanakan kegiatan sambang ke sejumlah sekolah di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Selasa (8/9/2026).

 

banner 336x280


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mempererat komunikasi dengan pihak sekolah sekaligus memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sambang berlangsung di Lapangan SMA Negeri 1 Mardingding, Desa Mardingding, dan dilanjutkan ke ruang guru SD Negeri Mardingding. Dalam kegiatan itu, AKP A. Nainggolan didampingi Bhabinkamtibmas Roni H. Saragih, S.H.

Kapolsek bertemu dengan kepala sekolah, para guru serta sekitar 40 siswa SMA Negeri 1 Mardingding. Di hadapan para pelajar, ia mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh ajakan kelompok atau geng yang berpotensi menimbulkan aksi tawuran.

Selain itu, para siswa juga diimbau menjauhi penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kami mengajak para siswa untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif. Jangan mudah terpengaruh ajakan kelompok atau geng yang dapat membawa kepada tawuran, penggunaan knalpot brong maupun balap liar. Jadilah pelajar yang disiplin dan mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, serta sekolah,” ujar AKP A. Nainggolan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Laubaleng juga menyampaikan penjelasan singkat mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia turut menjelaskan secara umum mengenai peran Kepolisian dalam mendukung dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan sambang sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian, pihak sekolah, guru dan para pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *