Kapolres Labuhanbatu Selatan Hadiri Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih Presisi di Torgamba

Polri41 Dilihat
banner 468x60

Labuhanbatu Selatan – Blusuk.online – Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi resmi dimulai melalui kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) di jalan alternatif menuju Provinsi Riau, Dusun Aek Torop, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Labuhanbatu Selatan Aditya S.P. Sembiring, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro, unsur pimpinan DPRD, perwakilan TNI, jajaran Polsek Torgamba, Camat Torgamba, perwakilan perusahaan perkebunan di wilayah Torgamba, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa dan perangkat Dusun Aek Batu.

banner 336x280

Prosesi peletakan batu pertama dan pengecoran dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkopimda dan para undangan sebagai tanda dimulainya pembangunan jembatan yang akan menjadi akses vital masyarakat, khususnya sebagai jalur alternatif penghubung menuju wilayah perbatasan Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Kapolres Labuhanbatu Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berkolaborasi dalam mendukung pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman dan layak.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Torgamba,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan dalam sambutannya menekankan pentingnya infrastruktur sebagai faktor pendukung percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, akses jalan dan jembatan yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan, pendidikan, serta pelayanan masyarakat.

Pihak pelaksana pembangunan menyampaikan bahwa proses pengerjaan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan, dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan kerja.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan, ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh undangan. Dimulainya pembangunan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Dusun Aek Torop yang selama ini membutuhkan akses jembatan permanen guna menunjang aktivitas sehari-hari.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar, aman, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

[Jamal simbolon]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *