Lapas Rantauprapat Perluas Jejaring Pemasaran, Produk UMKM Warga Binaan Kini Hadir di Kantor Imigrasi

Kemenimipas61 Dilihat

Blusuk.online – Rantauprapat, 3 Maret 2026 – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Rantauprapat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memperluas jaringan pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan pemasangan display produk UMKM unggulan warga binaan di area pelayanan publik Kantor Imigrasi.

banner 336x280

Inisiatif ini diawali dengan pertemuan antara pihak Lapas Rantauprapat yang diwakili Kasubsi Lolahaker (Pengelola Hasil Kerja) dengan Kepala Sub Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan, Dedy Parlindungan.


Pihak Lapas Rantauprapat menyampaikan bahwa pemasangan display produk ini merupakan bagian dari strategi memperkenalkan kreativitas dan keterampilan warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya para pemohon layanan keimigrasian.

Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi dan kemampuan untuk menghasilkan produk yang berkualitas serta bernilai jual. Ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan,” ujar perwakilan Lapas.

Produk yang dipamerkan meliputi berbagai hasil karya seperti kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga aneka produk kreatif lainnya yang diproduksi langsung di dalam Lapas melalui program pembinaan kerja.

Sinergi antarinstansi ini juga sejalan dengan implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi warga binaan.

Kehadiran display UMKM tersebut tidak hanya mempercantik ruang pelayanan publik, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi hasil karya warga binaan.

Melalui kerja sama ini, kedua instansi berharap program pembinaan kemandirian dapat semakin optimal, sekaligus mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan dan kemandirian ekonomi yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat. (Humas)

[Redaksi]

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *