Karo – Dalam upaya menjaga kelancaran arus mudik dan mengantisipasi potensi gangguan di jalur wisata, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo melakukan pengecekan kesiapan alat berat yang disiagakan di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini terlihat saat Bupati Karo, Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.S bersama Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si meninjau langsung satu unit alat berat jenis beko yang ditempatkan di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2026 Simpang Doulu, Berastagi, Senin (17/3). Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Forkopimda ke sejumlah pos pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026 guna memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan Idulfitri di wilayah Kabupaten Karo. Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan bahwa keberadaan alat berat tersebut sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam seperti tanah longsor maupun pohon tumbang yang dapat menghambat arus lalu lintas, khususnya di jalur wisata Berastagi yang padat kendaraan. “Alat berat ini disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pohon tumbang ataupun tanah longsor yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Karo yang berada di dataran tinggi memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana alam, terlebih saat cuaca ekstrem. Oleh karena itu, kesiapan alat berat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Toba 2026. Meski demikian, pihaknya berharap alat tersebut hanya digunakan sebagai langkah antisipasi. “Kita berharap alat ini hanya standby saja, dan tidak terjadi bencana yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Bupati Karo menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama periode mudik Lebaran. Dengan kesiapan tersebut, diharapkan keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Karo selama Operasi Ketupat Toba 2026 dapat terjaga secara optimal.

Polri362 Dilihat

Karo – Blusuk.online – Dalam upaya menjaga kelancaran arus mudik dan mengantisipasi potensi gangguan di jalur wisata, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo melakukan pengecekan kesiapan alat berat yang disiagakan di sejumlah titik rawan.

Kegiatan ini terlihat saat Bupati Karo, Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.S bersama Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si meninjau langsung satu unit alat berat jenis beko yang ditempatkan di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2026 Simpang Doulu, Berastagi, Senin (17/3).

banner 336x280

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Forkopimda ke sejumlah pos pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026 guna memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan Idulfitri di wilayah Kabupaten Karo.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan bahwa keberadaan alat berat tersebut sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam seperti tanah longsor maupun pohon tumbang yang dapat menghambat arus lalu lintas, khususnya di jalur wisata Berastagi yang padat kendaraan.

Alat berat ini disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pohon tumbang ataupun tanah longsor yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi geografis Kabupaten Karo yang berada di dataran tinggi memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana alam, terlebih saat cuaca ekstrem. Oleh karena itu, kesiapan alat berat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Toba 2026.

Meski demikian, pihaknya berharap alat tersebut hanya digunakan sebagai langkah antisipasi.

Kita berharap alat ini hanya standby saja, dan tidak terjadi bencana yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Karo menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama periode mudik Lebaran.

Dengan kesiapan tersebut, diharapkan keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Karo selama Operasi Ketupat Toba 2026 dapat terjaga secara optimal.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *