Karo – Blusuk.online
Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumatera Utara bersama Bagian SDM Polres Karo melaksanakan kegiatan trauma healing bagi warga Desa Kuta Tengah yang terdampak erupsi Gunungapi Sinabung dan kini mengungsi di Jambur Baru, Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut diprioritaskan bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak, yang membutuhkan pendampingan psikologis setelah mengalami situasi bencana dan harus menjalani kehidupan sementara di lokasi pengungsian.
Tim Bagpsikologi Biro SDM Polda Sumut dipimpin Psikolog Iptu Marini Samosir, S.Psi., M.Psi., Paur Psipol Bagpsi. Sementara kegiatan turut didukung Bag SDM Polres Karo yang dipimpin Kabag SDM Kompol Alfian Arbi, S.H.
Dalam kegiatan tersebut, tim mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dikemas secara ringan dan menyenangkan. Permainan bersama, canda dan tawa dilakukan untuk menciptakan suasana positif agar anak-anak dapat kembali merasa nyaman dan ceria selama berada di tempat pengungsian.
Selain bermain dan berinteraksi, petugas juga memberikan makanan ringan serta susu kepada anak-anak sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga terdampak bencana.
Kabag SDM Polres Karo Kompol Alfian Arbi mengatakan, kegiatan trauma healing menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan masyarakat terdampak bencana, terutama anak-anak yang termasuk kelompok rentan.
“Kita memberikan pendampingan kepada warga pengungsi, khususnya anak-anak sebagai kelompok prioritas. Kita ingin mereka mendapatkan suasana yang menyenangkan, bisa kembali tertawa dan bermain, sehingga rasa takut atau kecemasan akibat situasi bencana dapat berkurang,” ujar Kompol Alfian.
Menurutnya, pendampingan psikologis bukan sekadar memberikan hiburan kepada anak-anak, tetapi juga membantu membangun kembali rasa aman dan nyaman selama mereka menjalani masa pengungsian.
“Kita hadir untuk memberikan dukungan moril. Melalui kegiatan yang aktif dan penuh canda tawa, kita berharap anak-anak tetap ceria dan merasa bahwa mereka berada di lingkungan yang aman serta banyak pihak yang peduli terhadap mereka,” katanya.
Kompol Alfian menambahkan, Polri akan terus memberikan perhatian kepada warga selama berada di lokasi pengungsian, baik dari aspek keamanan, kesehatan maupun kondisi psikologis.
Harapannya masyarakat, terutama anak-anak, dapat melalui masa pengungsian ini dengan baik. Kita juga berharap aktivitas Gunungapi Sinabung segera mereda sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal,” pungkasnya.
Kegiatan trauma healing tersebut menjadi bentuk kepedulian jajaran Polri terhadap kondisi psikologis masyarakat terdampak erupsi, sekaligus upaya menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman bagi para pengungsi, khususnya anak-anak.
[Redaksi]












