Lapas Rantauprapat Gandeng Kemenag Tingkatkan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Kemenimipas12 Dilihat

Rantauprapat – Blusuk.online – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) guna memperkuat pembinaan spiritual bagi para warga binaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026) tersebut berlangsung secara serentak di dua tempat ibadah di dalam lingkungan Lapas Kelas IIA Rantauprapat, yakni Masjid Al-Taubah dan Gereja Oikumene. Pembinaan diikuti oleh warga binaan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

banner 336x280

Kalapas Kelas IIA Rantauprapat menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kemenag merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual yang berkesinambungan. Menurutnya, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

 

Melalui sinergi dengan Kementerian Agama, kami ingin memastikan setiap warga binaan memperoleh hak untuk menjalankan ibadah serta mendapatkan bimbingan keagamaan dari penyuluh yang kompeten. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan ketenangan batin sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh agama dari Kementerian Agama memberikan ceramah, bimbingan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan spiritual para warga binaan. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam memperbaiki perilaku, meningkatkan keimanan, dan membangun semangat menjalani masa pembinaan.

Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para warga binaan mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan tertib sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian yang menjadi salah satu program utama pemasyarakatan.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Kelas IIA Rantauprapat berharap kegiatan pembinaan spiritual dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berintegritas, serta berorientasi pada pembinaan dan pemulihan warga binaan agar siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.

[Redaksi]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *