MEDAN — Blusuk.online – Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Sumatera Utara selama beberapa hari terakhir memicu serangkaian bencana hidrometeorologi — banjir bandang dan tanah longsor — yang melanda banyak kabupaten/kota. Hingga Rabu (26/11/2025), data resmi menunjukkan bahwa korban jiwa sudah mencapai belasan orang, dengan puluhan rumah rusak dan ribuan warga terpaksa mengungsi.
Menurut rilis dari pihak keamanan dan penanggulangan bencana, ada sekitar 86 kejadian bencana tercatat di 11 kabupaten/kota dalam tiga hari terakhir. Dari jumlah tersebut, longsor menjadi kejadian terbanyak, diikuti oleh banjir dan pohon tumbang.
Daerah Paling Terdampak
Beberapa wilayah yang paling parah terkena dampak antara lain:
Tapanuli Selatan — termasuk kabupaten dengan jumlah kejadian longsor dan banjir terbanyak.
Kota Sibolga — terjadi longsor dan banjir yang menutup akses jalan utama dan menenggelamkan pemukiman di beberapa kecamatan.
Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, dan Padang Sidempuan juga termasuk wilayah terdampak berat– dengan banyak rumah rusak, akses jalan terputus, serta evakuasi warga terdampak.
Dampak dan Korban
Total korban meninggal dilaporkan mencapai sebanyak 24 orang akibat rangkaian peristiwa bencana ini.
Selain itu, banyak korban luka, dan sejumlah orang dilaporkan hilang atau masih dalam pencarian.
Ribuan kepala keluarga terdampak — ratusan rumah rusak — dan ratusan warga harus mengungsi ke tempat aman.
Beberapa akses transportasi utama terputus akibat material longsor, sehingga mempersulit proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Proses Penanganan Darurat
Pihak berwenang — termasuk tim dari kepolisian dan badan penanggulangan bencana — telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi, pendataan korban, serta penanganan darurat di lokasi terdampak.
Kendati begitu, sejumlah titik masih sulit dijangkau karena kondisi jalan tertutup longsor dan genangan air yang tinggi, serta terganggunya jaringan komunikasi dan listrik di beberapa daerah terdampak.
Imbauan dan Harapan
Mengingat bencana ini tersebar di banyak wilayah, pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk tetap siaga, waspada terhadap potensi hujan dan longsor susulan, serta mengikuti arahan evakuasi bila dibutuhkan. Bantuan logistik dan tempat pengungsian sudah mulai disiapkan di wilayah terdampak.
Kami berharap semua keluarga korban diberikan ketabahan, korban luka segera pulih, dan bantuan cepat tersalurkan kepada warga terdampak. Semoga kondisi segera stabil, dan kehidupan masyarakat bisa pulih kembali.
[Redaksi]













